Tuesday, 6 January 2009

Test case from Israel

Ya.... ini adalah test case dari Israel, kenapa?
Karena ini merupakan test bagi presiden baru Amerika di Mr. Barrack Obama -yang selalu dipuji dan dibanggakan oleh bangsa ini, hanya karena pernah tinggal di menteng!- apakah setelah terpilih dia akan membela kepentingan Zionis Israel atau tidak. Jadi apa test casenya? Nggak tanggung-tanggung! Israel melakukan pembantaian di tahun baru Islam, klo gag salah pada Sabtu, 28 Desember 2008 masehi!
Dan sampai sekarang ternyata si Obama masih saja diam, tak berkutik entah apa alasannya. Tapi satu hal, ini membuktikan bahwa Israel masih mendapat dukungan dan masih berkuasa di parlemen Amerika.
Tapi, apa test case yang dibuat Israel ini tidak hanya untuk Amerika... tapi juga untuk negara yang mayoritas islam. Bagaimana bisa pak SBY mendiamkan saja pada pasukan TNI yang diam diri di barak-barak, membiarkan para Polisi hanya berani berhadapan dengan mahasiswa dan rakyat miskin, pesawat-pesawat yang mahal dibeli hanya ada saat pameran kedirgantaraan saja dan menganggur di hanggar!!!! padahal di Palestina saudara-saudara kita dibantai dengan pesawat tempur yang bebas terbang diatas bumi Palestina.
Kemudian negara-negara yang mayoritas islam hanya menyerukan diadakannya konferensi tingkat tinggi, kemudian menyerukan pertemuan tingkat menteri luar negeri, berikutnya menyerukan pertemuan bersama... itulah kebiasaan mereka! Mereka berkumpul sekedar makan dan minum, setelah itu hasilnya hanyalah sebuah pernyataan mengecam kebiadaban Israel. Seolah-olah itulah hasil maksimal dan sebaik-baiknya jalan keluar dari perang pembantaian oleh Israel.
Saya pribadi berharap, pak SBY berkata “Wahai Israel, jika tak kau hentikan saat ini juga. Maka TNI dan Puluhan juta relawan warga Indonesia akan datang kepada anda! Hingga anda merasa tak mau tinggal dan hidup lagi dibumi ini.”

Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman. At-Taubah (9): 14

Renungkan apa yang telah dilakukan Israel dibawah ini.
Daftar Kebiadaban Israel

1. Pembantaian Yehida 1947: 13 Tewas.
2. Pembantaian Khisas 1947: 10 Tewas.
3. Pembantaian Qazaza 1947: 5 anak-anak Tewas.
4. Pembantaian Hotel Semirami 1948: 19 Tewas.
5. Pembantaian Naser al Din 1948: Sekelompok teroris Zionis berpakaian tentara arab menembaki penduduk kota yang meninggalkan rumahnya untuk menyambut mereka. Hanya 40 orang yang lolos dari pembunuhan ini, dan desa tersebut terhapus dari peta.
6. Pembantaian Tantura 1948: 200 Tewas.
7. Pembantaian masjid Dasmash 1948: 100 orang tewas. Sekitar 60.000 orang Palestina keluar dari negerinya, dan 350 orang lebih tewas dalam perjalanan karena keadaan kesehatan yang parah.
8. Pembantaian Dawayma 1948: 100 tewas. Sebagian besar yang terbunuh tengah berada di masjid untuk melakukan shalat Jum'at. Wanita-wanita Palestina diperkosa selama serangan ini, sementara rumah-rumahnya diledakkan dengan dinamit, padahal ada orang didalamnya.
9. Pembantaian Houla 1948: 85 tewas. Tentara Israel memaksa 85 orang untuk masuk ke dalam sebuah rumah, kemudian rumah itu dibakar. Setelah itu, sebagian besar warga yang merasa takut melarikan diri ke Beirut. Dari 12.000 penduduk asli Houla, hanya 1200 yang tersisa.
10. Pembantaian Salha 1948: 105 tewas. Setelah penduduk suatu desa dipaksa masuk ke masjid, orang-orang tersebut dibakar hingga tak seorang pun yang tersisa hidup-hidup.
11. Pembantaian Deir Yassin 9 April 1948: selama serangan ini wanita-wanita hamil dicabik perutnya dengan bayonet, hidup-hidup. Anggota tubuh korban dipotong-potong, lalu anak-anak dihantam dan diperkosa. Selama pembantaian Deir Yassin, 52 orang anak-anak disayat-sayat tubuhnya di depan mata ibunya, lalu mereka dibunuh, sedang kepalanya dipenggal. Lebih dari 60 orang wanita terbunuh lalu tubuh-tubuh mereka dipotong-potong. Lebih dari 280 warga Palestina syahid ditangan Zionis.
12. Pembantaian di Qibya 1953: 96 tewas. Sebagian besar mayat mengalami luka tembak di belakang kepala, dan banyak yang tanpa kepala. Bersama orang-orang yang tewas dibawah reruntuhan rumah mereka. Banyak wanita-wanita dan anak-anak tak berdosa yang juga dibunuh secara brutal.
13. Pembantaian Kafr Qasem 1956: 49 tewas.
14. Pembantaian Khan Yunis 1956: 275 tewas.
15. Pembantaian Gaza 1956: 60 tewas.
16. Pembantaian Fakhani 1981: 150 tewas.
17. Pembantaian Sabra dan Shatila, Lebanon 1982: Merenggut nyawa lebih dari 3.000 warga Palestina. Arsitek pembantaian itu adalah Ariel Sharon yang bekerja sama dengan kelompok Phalangis Kristen, Lebanon.(Sebagai catatan: setelah Perang 1967, Sharon menyebabkan 160.000 orang Palestina meninggalkan Yerussalem Timur dan menjadi pengungsi. Ketika Sharon menjadi penanggung jawab keamanan di jalur Gaza, 16.000 orang diusir untuk kedua kalinya.)
18. pembantaian di Masjid Aqsa 1990: 11 syahid dan 800 terluka.
19. Pembantaian di masjid Ibrahimi 1994: lebih dari 50 orang Islam tewas dan 300 orang luka-luka.
20. Pembantaian Qana 1996: 109 tewas. Pemandangan mengerikan karena pembantaian ini, termasuk anak-anak yang dipenggal kepalanya, tidak akan pernah terlupakan.
Pembantaian diatas hanyalah pembantaian ketika warga Palestina meninggalkan dalam hitungan hari! Padahal, setiap harinya selama puluhan tahun semenjak Inggris memberikan tanah bagi warga Israel, warga Palestina meninggalkan, terusir dari negerinya sendiri.

Saturday, 20 December 2008

Informasi Liputan 6, yang mendidik


Sudah lama sekali tidak melihat berita di Liputan 6, mungkin sudah ada 5 tahunan yang lalu. Atau tepatnya semenjak saya menginjakkan kaki di tanah Jogja, maka sejak itu hampir tidak pernah saya melihat Liputan 6 di SCTV. Dan hal-hal sepele sebenarnya yang membuat saya tidak bisa menonton berita tersebut, kalah suara sama wakil keluarga yang lain yang lebih memilih untuk menonton Sinetron ataupun MetroTv.

Sebenarnya memang banyak acara berita yang menyampaikan informasi ditelevisi, apalagi MetroTv yang "mengkhusukan" bergerak dibidang informasi berita pada awal berdirinya. Tapi tidak banyak yang menididik dalam penyampaian berita dan informasi kepada masyarakat luas. Banyak hal yang membuat tayangan informasi berita menjadikan tidak layak untuk ditonton -tentu ini dalam kacamata pandang saya pribadi loh- seperti pemberitaan yang terlalu di dramatisir, dibesar-besarkan, terlalu memihak pada kalangan tertentu, hingga yang paling mengecewakan adalah berita yang tidak valid dan tidak mendidik!

Semisal acara kabar pagi, siang dan pertang yang ditayangkan TvOne - gag pake inisial, biar pada sadar ajah – yang begitu mendramatisir keadaan dan membesar-besarkan sebuah berita. Ambil contoh aja pas hukuman mati para pelaku bom Bali season I, bagaimana masyarakat di buat opini bahwa para pelaku itu biadab, keadaan tempat yang didramatisir baik tempat terjadinya bom Bali yang ditayangkan ulang berkali-kali maupun tempat akan dilakukannya eksekusi di Cilacap. Seolah-olah hal tersebut adalah hal yang “wah” dan memiliki tingkat “penting” yang sangat untuk diberitakan bagi masyarakat Indonesia dan dunia, padahal menurut saya justru malah membuat Indonesia terkesan negatif!!!

Tidak hanya itu, dalam kasus penemuan bom di Plumpang, deket Pertamina pemberitaannya pun sama didramatisir dan dibesar-besarkan sedemikian rupa seolah-olah klo meledak akan begini.. begitu.... ekonomi akan begini...begitu.... dan bla... bla... bla.... halah!!!! hal-hal tersebut membuat saya men-Cap produk berita di TvOne hanya mencari sensasi dalam pemberitaannya!! mengecewakan bahwa apa yang diberitakan lebih banyak akan memperkeruh keadaan ketimbang menyejukkan apalagi menyelesaikan sebuah permasalahan bangsa!

Nah yang menarik adalah MetroNews, produknya si MetroTv.... hehehhee klo yang ini kenapa menarik? Karena nih Tv kayaknya di Monopoli ama si empunya modal... sapa lagi klo bukan yang terhormat Bapak Surya Paloh! Liatin aja ntar klo pas Bapak Surya lagi ada acara semisal Munas Parpol yang dia pegang mesti deh si MetroNews bakalan menyiarkan secara full tiap detail yang diucapkan oleh pak Surya! Gag cukup 5 atau 10 menit! Tapi kalau perlu setengah sampai satu sesi acara untuk bapak Surya Paloh yang terhormat.. wkwkwkwkwk bener-bener dah memihak sang pemilik modal, gag kebayang klo yang punya MetroTv adalah Harmoko, gimana jadinya yach?

Untuk televisi yang lain gimana ya? Buat AnTv mah kalo berita politik dan sebangsanya pokoke selain olahraga enteng-enteng aja, malahan mungkin kurang berkualitas dalam pemberitaan. Mungkin saja dipengaruhi oleh faktor pembawa beritanya juga sih. Tapi kalo berita olahraga mah tak acungi jempol dah updatenya. Buad Trans Corp n IndoSiar.. yah hampir seimbang lah.... tapi tinggian Trans dikit... tapi updatenya harus cepet dong dan beritanya harus valid kali....

Trus... kenapa saya lebih suka Liputan 6 punya SCTV? Iya, karena beritanya seimbang... akurat... updatenya bagus, dan yang paling saya suka adalah mendidik dan menyejukkan saat saya melihatnya... Aduh, gimana yah gambarinnya susah juga dengan kata-kata. Mungkin pembawaan berita yang serius tapi santai, pilihan-pilihan kata dalam penyusunan kalimat yang tepat, trus yang paling membuat saya senang adalah tanggapan setelah penyampaian berita yang sampai saat ini selalu positif, mendidik untuk maju kedepan, dan membela rakyat miskin.

Ahhhh, pokoke liat sendiri aja dah... ntar juga pada tau... Oia, penilaian ini sangat subjektif sekali sebab hanya dari sudut pandang saya pribadi dan waktu pengamatan -khususnya Liputan 6- yang hanya 3 bulan saja.

Buat yang saya sebut diatas, jangan marah yawh... semoga aja bisa jadi introspeksi dan meningkatkan kualitas pemberitaan informasinya, sehingga bangsa Indonesia bisa lebih maju. Harapan saya, coba dalam sebulan gag ada lagi berita kriminal dan yang ada adalah berita kebahagiaan dari warga Indonesia. Amiinn..

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. [ 17. Al-Israa' ayat 36. ]

Tuesday, 2 December 2008

Global Crisis


Entah sejak kapan krisis global ini melanda dunia, klo kata orang sih sebenarnya dah dimulai sejak tahun 2005 dulu. Hanya saja dampaknya baru terasa banget setelah kasus kredit keuangan di Amerika menerpa!

Hal ini menjadi menarik, saat saya menonton sebuah acara debat dimana terdapat nama tokoh yang mencalonkan diri sebagai presiden tahun 2009. Yah si itu.. tu... R###l M, yang mengatakan bahwa ini merupakan siklus sederhana dan akan segera berakhir... sebab tidak ada sistem ekonomi yang sempurna di dunia ini. Dia berpendapat bahwa sistem kapitalis yang dipimpin adalah yang berbaik yang dapat mensejahterakan rakyat banyak, terbukti dengan banyaknya gedung-gedung bertingkat... kendaraan yang berteknologi tinggi... kesejahteraan yang lebih baik dibandingkan dengan saat sistem ekonomi sosialis masih ada dulu!

Halah dalam hati, gw kok malah jadi emosi denger apa yang dia katakan!!! n moga-moga gag ada yang mo milih dia jadi presiden tahun 2009 besok!!! Apalagi pas ditanya, “bukan krisis ini sudah membuat banyak orang menderita dan banyak pula yang meninggal karenanya?” trus di jawab ma dia “tentu, tiap krisis akan memakan korban. Dan itu adalah hal yang wajar, yang pasti pemerintah perlu mengambil keputusan yang mana manfaat lebih banyak dari kerugiaannya walaupun dengan itu tentu akan ada yg dirugikan. Namun, tentu grafik peningkatan dari pengambilan keputusan itu harus selalu naik.”

Tau kenapa gw gag suka ama pernyataannya? Karena dia rela mengorbankan manusia lain, demi kemajuan sebuah ekonomi dan hanya melihat efek manfaat dan keuntungan ekonomi bagi kemajuan sebuah negara INDONESIA saja! Apa dia gag tau klo kita bisa meningkatkan ekonomi tanpa harus merugikan orang lain!!! jangan hanya melihat keuntungan dan manfaat semata....!!! tapi melihat bagaimana kesejahteraan rakyat jelata kayak saya ini!!! jangan cuma memikirkan gimana melakukan bail out pada perusahaan-perusahaan yang udah kaya n ngerusak negara dan gag peduli ma rakyat dan buruhnya!!! dasar capres liberal korban pendidikan Amerika!!!

Apa dia gag tau, klo dulu pada masa Khalifah Umar Bin Khaththab pernah islam berjaya dan gemilang, dan pernah juga ada krisis dan gimana Khalifah Umar Bin Khaththab mengambil keputusan? *** kebetulan pernah beli buku sejarah khalifah pas pameran buku di Jogja*** Pada masa kekhalifahan Umar Bin Khaththab, Jazirah Arab pernah dilanda musim paceklik berkepanjangan sehingga penduduk daerah itu membutuhkan bahan makanan dalam jumlah yang sangat besar. Ketika itu Umar bin Khaththab meminta bantuan Gubernur Amru bin Ash yang berada di daerah Afrika! ***bayangin minta bantuan sama negara Afrika!!!***. Tau kah anda apa respon sang Gubernur di Afrika itu? Ya Gubernur Amru bin Ash mengirimkan surat kepada Khalifah yang isinya memberitahukan kepada khalifah bahwa ia telah mengirimkan unta yang memuat bahan makanan, yang mana rombongan pertamanya ada di khalifah (Madinah), sedangkan rombongan terakhirnya ada di Amru bin Ash (Mesir, Afrika!!!!). Got it It Mr. RM!

Gag cuman itu, nih ada lagi!

Masih pada masa kekhalifahan yang sama, pernah khalifah Umar Bin Khaththab mengirim Muadz bin Jabal ke negeri Yaman untuk membagikan zakat! Dan apa yang terjadi? Ternyata si Muadz ini kesulitan menemukan orang miskin disana! Dan pada masa itu khalifah Umar bin Khaththab mampu menggaji guru di madinah dengan besar 15 dinar! Yang klo di rupiahin sekitar 8,5 juta/bulan bro!!! gw mau dah jdai guru klo gini mah!!!

Ntar dulu, jangan puas dulu masih ada lagi sejarah yang perlu diketahui sama si Mr. RM si capres 2009!!!
Asal tau aja, pada saat cucu dari Umar bin Khaththab menjadi khalifah yaitu Umar bin Abdul Aziiz. Ia juga pernah mengirim petugas zakatnya – Yahya bin Saad - untuk membagikan zakat ke rakyat Afrika Utara, namun bang Yahya ternyata gag menemukan seorangpun fakir miskin yang berhak untuk mendapatkan/menerima zakat!

Nah, seharusnya dengan sejarah yang ada itu kita bisa mendapatkan gambaran bahwa pernah ada dalam sejarah dimana Allah memberikan rezekinya melalui darat, laut dan langit! *** gag kayak sekarang yang dari darat gempa, dari laut tsunami, dari langit putting beliung! *** jika umatnya taat dengan perintahnya dan menjauhi semua larangannya! *** gimana bisa wong uu pornografi aja banyak banget yang nolak, padahal KTP-nya ngaku Islam!!!***

Dari sejarah itu juga membuktikan bahwa Islam memang rahmatan lil 'alamin-rahmat bagi sekalian alam! Bayangkan, tidak ada penduduk Afrika yang fakir dan miskin, tidak ada yang terzalimi disana. Hal yang aneh adalah mengapa negeri-negeri Afrika yang dahulu makmur, dan bahkan memberikan bantuan *** Bahasa kerennya ekspor *** kepada Madinah bisa menjadi benua termiskin didunia? Justru setelah negara-negara imperialis Eropa&Amerika menginjakkan kakinya di Benua itu? Yang mengaku Eropa&Amerika memberikan kejahteraan bagi semua!!! *** kata Mr. RM loh ini ***

pernah dengar ilmu ekonomi ini?

Jika harga beras dipasaran turun, maka kita perlu untuk mengurangi stok beras nasional! Dan klo perlu kita biarkan cadangan beras yang ada di gudang bulog membusuk! Yang penting harga perlu distabilkan agar tidak terjadi kerugian!

Pernahkah anda berpikir klo selama ini negara kita penghasil minyak, tapi malahan negara kita menjual ke rakyatnya sendiri dengan harga di Amerika dan dunia? Kita yang punya tapi masih disuruh membelinya?

Coba yang ini, kita ini punya lahan terluas di ASEAN tapi kita malahan meng-import beras dari Vietnam, Philipina dan Thailand!

Dan masih banyak hal-hal yg ganjil menurut orang bodoh kayak saya ini! Sebenarnya yang mau disejahterakan tuh siapa? Dengan krisis global ini, seharusnya kita semua dan terutama aparat pemerintah yang mengambil keputusan introspeksi!! inget hidup itu cuman sebentar banged! Jangan sampe deh ngorbanin yang abadi di akherat!

Dah ah... ngantuk jam kompi menunjukkan 23:56, waktunya turu!

Sunday, 12 October 2008

valid n invalid Variabels

Valid variabels

a : Single-letter variables are good for temporary purposes, such as loop counters.

firstName : Variables that look like words help make your scripts easier to understand.

_1 : Traditionally, variables that begin with an underscore have special meaning to the local namespace.


inValid variabels

1 : The first character following the dollar sign may not be a number.

7Lucky : The first character following the dollar sign may not be a number. Use Lucky7 instead.

~password : ~ is not an alpha character and may not be used in variable names.

Last!Visit : ! is not an alpha character and may not be used in variable names. Use LastVisit or last_visit instead.

Compute-Mean : - is not an alpha character and may not be used in variable names. Use Compute_Mean instead.



The equal sign (=) is used to set the value of a variable. This is called the assignment operator. On the left side of the assignment operator is a variable that will receive a value. On the right side is an expression, which could be a simple string constant or a complex combination of operators, variables, and constants. The simplest form of assignment is from a constant expression. This could be a number or a string surrounded by quotes.

Sample of Variables Assignments
String Constants Integer Constants Double Constants

$myString = "leon"; $myInteger = 1; $myDouble = 123.456;
$myString = "\n"; $myInteger = -256; $myDouble = -98.76e5;



Most compiled languages, such as C or C++, require you to declare every variable along with the type of value that it will contain, and they require every code piece to state in advance what kind of values it is designed to work with. Most interpreted languages, such as PHP, allow variables to store any type of value and allow code units to work with any type of value. PHP doesn't even require you to explicitly declare a variable before you use it. Instead, the first time you assign a variable with some value, it is created. This simplifies development and helps you produce and maintain working programs more quickly. It also can lead to bugs when you use a variable before initializing it.

Variables in PHP don't have designated types. Instead, the type of the variable is considered to be the type of the value that it contains. The type of value that variables contain may be changed at any time. For example, assigning an integer to a variable that previously held a string converts the variable to an integer. This is in contrast to C, where each variable has a designated type. Assigning a value to a variable of a different type will make C attempt to convert the value so that it fits the variable.

How to use variabel

//create variable
$result = 2 + 5;

//create another variable
$doubleResult = $result * 2.001;

//print the second variable
print($doubleResult);
?>

As mentioned earlier, double-quoted strings and HERE docs may contain embedded variables. You may write a variable inside a string surrounded by double quotes, and its value appears in its place. This even works with arrays and objects. Listing below is an example of this technique. Notice that the name variable appears within a print statement between double quotes.

$name = "Zeev";

//Greet Zeev
print("Hello, $name!\n");

//Greet Zeev again
print <<< EOD
Hello again, $name!
How is it going?
EOD;
?>

Layakkah kita?!

Pada saat wafatnya Sulaiman-khalifah sebelum Umar bin Abdul Aziiz-, ada seorang lelaki datang menemui Umar bin Abdul Aziiz. Lelaki itu berkata, "Relalah dengan ketentuan Allah,serahkanlah semua padaNya, dan harapkanlah apa yang ada di sisiNya. Sesungguhnya, di sisi Allah ada kebaikan abadi dan ada ganti dari musibah. Lihatlah kematian yang kau takutkan pada Sulaiman maka takutkanlah pada dirimu". Lelaki itu lalu beranjak pergi.

Umar berteriak,"Kembalikan dia padaku. Aku perlu bicara dengannya." Begitu lelaki itu datang kembali, Umar berkata "untuk apa kau katakan semua itu padaku?" Lelaki itu menjawab,"Jika kamu percaya pada ku, aku akan memberitahu kamu." Umar menukas, "Baik, aku percaya padamu."

Lelaki itu berkata, "Di Madinah, aku melihat kamu berpenampilan mewah dengan sombongnya, kau ulurkan sarungmu, kau uraikan rambutmu, kau tebarkan wewangian berlebihan sehingga aku takjub bagaimana Allah membiarkanmu untuk tetap untuk menjadi penghuni bumiNya. Ketika mengetahui keadaanmu itu, sudah semestinya aku memberikan belasungkawa dan memenuhi hakmu."

Umar lantas berpesan,"Saudaraku, jika kamu tinggal bersama kami di bumi kami, berjanjilah mengingatkan kami, dan jika kamu keluar, semoga dilindungi Allah."