Friday, 16 August 2013

Apa bentuk peduli kita kepada Muslim Mesir?



Kemarin mendapat message menarik di grup Line, yang mungkin bisa dishare disini terkait kejadian yang sedang bergolak di Mesar minggu ini. Seperti diketahui, beberapa hari lalu terjadi “pembantaian” terhadap warga mesir oleh aparat militer mesir itu sendiri. Kejadian itu mengingatkan kita pada sejarah china dulu, dimana ada kejadian serupa yaitu pembubaran demontrasi di lapangan tiananmen dengan cara militer. Nah kejadian di mesir beberapa hari lalu juga serupa sekali.
Bukan mengenai detail yg terjadi disana yang ingin saya share disini, karena saya tidak tahu apa sebenarnya yg terjadi pada saat itu. Walaupun jika mengikuti berita maka wacananya adalah antara kudeta militer dan demonstran pro presiden terguling alias pro mursi. Yang ingin saya share disini adalah bagaimana sumbangsih kita sebagai sesama muslim dalam mendukung dan bersumbangsih agar kekerasan yg terjadi disana tidak lagi terjadi.

Monday, 12 August 2013

Super Alay, le le lebay....

Anak alay biasanya terkenal karena tulisannya yg lebay, campuran angka sama huruf, ganti nama ortu yg udah baik jadi tulisan ga jelas atau juga biasanya bergaya ga jelas di depan kamera foto/video. Tapi mungkin kalau ke-alay-an-nya itu disalurkan pada jalur yang tepat bisa menunjang pekerjaan kali ya.
Maksud saya kalau saya coba ambil sisi positif dengan menggerakkan ke-lebay-an-nya dan kegemarannya menggunakan campuran huruf dan angka dalam menulis pesan menjadi penunjang pekerjaan bisa jadi itu jadi nilai positif.
Yah, ini hanya permisalan semoga aja udah ada perusahaan yg mempraktekkannya... hahaha *ga yakin gitu*
  1. Karena anak alay itu lebay, maka biasanya dia lebay datang ke kantor pagi bangettt... seharusnya masuk 07.30, eh dia lebay dateng tiap hari jam 07.00 dan nongkrong cek email kerjaan dikantor :p

Monday, 5 August 2013

Karpet Masjid

Setelah beberapa kali mencoba untuk sholat tarawih dan itikaf di beberapa masjid. Ada 3 masjid yg memiliki karpet berkualitas baik menurut saya.

Karpet berkualitas baik untuk masjid menurut saya harus memenuhi beberapa poin berikut:
1. Tebal dan empuk. Ini penting banget, ga asyik kan kan karpet tipis dan keras...
2. Tidak banyak motif. Ini juga penting, karena semakin banyak atau karpet dengan motif yg beraneka ragam itu lebih sering menghilangkan konsentrasi atau kekhusyukan shalat. Terkadang kita lebih sibuk melihat motif karpet daripada fokus mendengarkan bacaan imam shalat.
3. Terdapat tanda shaf. Tanda ini sangat terasa sekali manfaatnya saat shalat dengan banyak jamaah. Karena saat semakin melebar maka makin sulit meluruskan jamaah. Dan, tanda shaf ini menjadi sangat penting pada beberapa kasus masjid yg kiblatnya serong alias miring.
4. Terakhir menurut saya, karpet yg baik itu tidak terdapat pembatas individu. Ada karpet yg familiar di banyak masjid biasanya berwarna hijau dengan gambar masjid yg abstrak, dimana ada batas antar jamaah satu dengan lainnya yang mana jarak antar jamaah jadi renggang. Karpet jenis ini biasanya menjadikan keadaan shalat tidak rapat antara individu yg satu dengan lainnya, hal ini mungkin karena merasa tiap individu telah ditetapkan "wilayah" nya sehingga menjadi tabu saat tumit jamaah yg satu menyentuh tumit jamaah lainnya.

Dengan empat poin tersebut maka 3 masjid ini menjadi favorit untuk kualitas karpetnya. 3 masjid tersebut adalah masjid Al-Ishlah di DitBekAng, masjid Darul ihsan di bumi sentosa dan masjid Az-Zikra di sentul.

Nah, kalo pengen sholat dengan karpet baru yg empuk dan tebal dari ketiga masjid tersebut, maka masjid Al-Ishlah itu yg paling oke. Tapi kalo pengen yg isi kajian dan kualitas shalat yg paling oke... Maka datanglah ke masjid Az-Zikra.. disini witir aja bisa sampe setengah jam sendiri. Hehehe

Oke itu dulu sharenya... Kalo ada koreksi dan tambahan untuk masjid sekitar cibinong, kabupaten bogor dan kota bogor mohon di share ya :-)

Sent from my HTC


Thursday, 1 August 2013

Jebakan-jebakan setan

Mengetes ingatan materi semalam mengenai perangkap-perangkap / jebakan-jebakan setan.

1. Lebih mengutamakan / disibukkan amalan kecil daripada amalan wajib. Misalkan disibukkan dan memperdebatkan shalat tasbih dibandingkan dengan melaksanakan shalat malam. Padahal shalat tasbih maksimal bernilai sunnah, sedangkan shalat malam itu sunnah muakad.
Memasak untuk berbuka itu baik, namun lebih baik membaca quran.
2. Beribadah karena riya, ingin dilihat orang.

....

Waduh lupa yg 2 lagi... Sepertinya harus beli bukunya nih :'( padahal baru semalam... Parah bangeeeeeet ini...

Sent from my HTC


Tuesday, 30 July 2013

Pak haji dan anak alay

Beberapa hari lalu ada kultum di masjid raya bogor. Isinya jenaka, tapi kalo saya pikir mendalam miris juga mengetahuinya.

Kisah yang dibawa jenaka karena tentang anak alay, dipikir miris karena isi guyonannya itu sepertinya memang mungkin terjadi saat ini.

Jadi, mari kita simak kisah alayer berikut:
Dikisahkan ada seorang pak haji yang bertemu dengan anak alayer, dan terjadilah percakapan diantara keduanya.
Pak haji (ph): kamu ini orang2 pada puasa malah nongkrong diwarung! *dengan nada marah.
Anak alay(aa): *dengan santai* ya terserah gw, hidup2 gw ini.
Ph: gimana kalo pas kamu lagi nongkrong gini tiba2 mati terus ditanya malaikat siapa tuhan mu?
Aa: siapa tuhan gw? Kasih tauuu ga yaaa...
Ph: tuhan kamu aja ga tau! Apalagi nabi kamu.
Aa: tau kok siapa nabi gw.
Ph: siapa?
Aa: mau tau bangeeeeeet ato mau tau aja.... Hahaha
Ph: *mulai hilang sabar* kamu ini ditanya serius malah becanda! Kamu tau, orang2 seperti itu nanti masuk neraka... Dan kamu tau neraka itu panas dan menyiksa!
Aa: terus, gw harus bilang Wow gitu sambil koprol guling2...

Nah tentu ceritanya yg dibawakan pembicara lebih lucu, dibandingkan dengan tulisan saya. Tapi terlihat bukan gimana kondisi pemuda harapan bangsa, yang ktp nya tertulis islam... Sungguh sangat disayangkan...
Semoga saja itu sekedar cerita fiktif dan tidak menjadi nyata.
Aamiin

Sent from my HTC


Thursday, 25 July 2013

Sampaikanlah dengan hikmah dan santun

Semalam mendapatkan mosaik kisah yang pada saat sekolah dasar dulu itu saya anggap sebagai cerita atau bahkan hanya sekedar mitos belaka.

Pada masa zaman saya sekolah dasar dulu *ceile kek dah lama bangeeeeeet aja* saya sering diceritakan mengenai bagaimana perbedaan antara kubu nahdatul ulama dengan kubu muhammdiyah. Yang karena perbedaan itu sampai2 ada masjid khusus antara 2 kubu tersebut, sampai2 dicirikan jamaah kedua kubu tersebut.

Dulu saya masih ingat, kalau ada masjid yang adzan 2x saat shalat jumat, maka itu masjid nahdatul ulama. Kalo ada imam yang shalat subuh ga pake qunut, pasti itu masjid dan jamaah muhammdiyah. Dan karena perbedaan tersebut tidak sekedar sampai disitu, bahkan diceritakan bahwa hal tersebut bahkan sampai pada pertengkaran dan perpecahan umat pada zaman saya sekolah dasar.

Pada masa sekolah dasar itu, saya masih sulit percaya. Saya anggap cerita itu seperti layaknya cerita malin kundang, sebuah mitos yang dibesar-besarkan saja. Saat itu saya melihat, semua orang islam sama saja dan karena saya tinggal diBogor maka tidak terlalu kelihatan perbedaan itu. Saat itu juga saya kalau shalat subuh bersama bapak menggunakan qunut, namun kalau berjamaah di pesantren dekat rumah tidak menggunakan qunut. Dan itu biasa saja, tidak ada pertengkaran.

Cuma entah kenapa semalam saat shalat tarawih berjamaah kok ya terjadi pertengkaran didalam masjid yang disebabkan karena masalah sepele. Hal yg saat kecil dulu saya anggap mitos, malah terpampang dihadapan.

Pemicu kejadian semalam itu sangat sederhana sekali. Kejadian bermula pada sehari yang lalu saat pembicara kultum tarawih memperbolehkannya dzikir berjamaah dan dengan suara keras bada shalat fardhu, tentu dengan berbagai alasan. Kemudian ternyata semalam jamaah yang paling tua dimasjid menjadi pengisi kultum, yang ternyata berbeda pendapat dengan pembicara sebelumnya. Tentu dengan argumen dan dalil2 yang menurut beliau kuat. Dengan pembawaan yang keras dan berapi-api dia mengkritik habis materi kultum sehari sebelumnya.

Dan terjadilah perang argumen yg berakhir perkelahian, karena para pembicara kultum saling berdebat dimuka umum diantara jamaah shalat tarawih. Sungguh menyedihkan dan membuat kaget para jamaah.

Saya tidak akan membicarakan lebih detail perkelahian yang terjadi. Tapi ada beberapa pelajaran yang bisa saya ambil, dan juga sebagai masukan bagi pembaca.

1. Saat menjadi pembicara didepan jamaah atau orang banyak. Sampaikan dengan santun dan tidak terbawa emosi. Sebab, walaupun apa yg kita sampaikan adalah kebenaran namun dengan cara yang kasar dan salah... Maka kebenaran itu akan tertolak.
2. Sebagai pendengar, ataupun yang dikritisi. Akan lebih santun jika ingin membantah atau membela diri tidak didepan jamaah. Sampaikan argumen atau pendapat anda secara langsung kepada pengkritik atau pemberi masukan. Dengan begitu kesatuan dan persatuan umat tetap terjaga.
3. Sebagai jamaah yang baik, jika terjadi kejadian seperti diatas. Bukan malah menambah kisruh dengan berteriak-teriak dan memanas-manasi antar orang yang berselisih. Pisahkan mereka dengan santun, atau jika tidak berani maka diamlah.

Saya pikir 3 hal itu bisa menjadi muhasabah dan renungan untuk kita agar tidak terjadi perpecahan diantara umat islam.

Sent from my HTC


Friday, 12 July 2013

PNS kok macem gitu

Kelakuan ya PNS itu, udah dikasih ati minta dada minta ampela minta kambing guling.... parah tenan ini. Ramadhan teh udah dikasih waktu luang kerja banyak masih aja pada bandel.
udah dapet kemurahan waktu masuk jam 8 dan pulang jam 3.
Tapi tetep aja dateng masuk kantor jam 9, alesan aja ketiduran... woi... abis subuhan jangan molor makanya... ngaji sono.
Pulang itu jam 3, tapi siap-siapnya dari jam 2 udah sibuk tata-tata meja... woi... emang mau mudik apa?!
Ini lagi, istirahat jam 12. Tapi jam 11 udah ga ada diruangan... alesannya mau tadarus. preettt padahal tiduran dimesjid.... wkwkwk dah gitu balik keruangan setengah dua. lha kapan kerjanya sih ini???!!!

Kalo dikasih kerjaan, alesannya waktunya dikit, ga ada waktu, besok aja, macem2 lah. lha koe ini kebanyakan alesan coy....
jadi sebenernya jam kerja PNS pas ramadhan itu sepertinya cuma 3 jam maksimal ya.... jam sembilan dateng, jam 11 tiduran istirahat siang, jam setengah 2  baru balik ruangan. jam 2 udah siap2 kabur pulang.... wkwkwk mau jadi apa ini negara diurus ma orang macem gini?
*tepok jidat*

Dah gitu kalo gajian minta tambahan dari apbn mulu lagi....cuih....

*penulis juga PNS, ini cuma curhat liat temen2 yg kelakuannya ga amanah. Semoga ada yg baca ini terus berubah... aamiin*