Mohon bersabar untuk isinya ya,
judul ini baru terlintas bada dhuha tadi. Semoga bisa menjadi judul proposal S2 :)
Tuesday, 10 September 2013
Tuesday, 3 September 2013
Kuantitas pertemuan VS Psikologi dan kesehatan anak
Foto diatas adalah keponakan saya, yang beberapa hari ini sedang diuji sedang sakit.
Ada hal menarik dibalik sakitnya sikecil kafil ini, entah apakah ini berkorelasi atau tidak tapi kejadian ini juga sepertinya ada yg pernah terjadi seperti yg pernah diceritakan mbah kung dijogja dulu.
Friday, 16 August 2013
Apa bentuk peduli kita kepada Muslim Mesir?
Kemarin mendapat message menarik di grup Line,
yang mungkin bisa dishare disini terkait kejadian yang sedang bergolak di Mesar
minggu ini. Seperti diketahui, beberapa hari lalu terjadi “pembantaian”
terhadap warga mesir oleh aparat militer mesir itu sendiri. Kejadian itu
mengingatkan kita pada sejarah china dulu, dimana ada kejadian serupa yaitu
pembubaran demontrasi di lapangan tiananmen dengan cara militer. Nah kejadian
di mesir beberapa hari lalu juga serupa sekali.
Bukan mengenai detail yg terjadi
disana yang ingin saya share disini, karena saya tidak tahu apa sebenarnya yg
terjadi pada saat itu. Walaupun jika mengikuti berita maka wacananya adalah
antara kudeta militer dan demonstran pro presiden terguling alias pro mursi. Yang
ingin saya share disini adalah bagaimana sumbangsih kita sebagai sesama muslim
dalam mendukung dan bersumbangsih agar kekerasan yg terjadi disana tidak lagi
terjadi.
Monday, 12 August 2013
Super Alay, le le lebay....
Anak alay biasanya terkenal karena tulisannya yg lebay, campuran angka sama huruf, ganti nama ortu yg udah baik jadi tulisan ga jelas atau juga biasanya bergaya ga jelas di depan kamera foto/video. Tapi mungkin kalau ke-alay-an-nya itu disalurkan pada jalur yang tepat bisa menunjang pekerjaan kali ya.
Maksud saya kalau saya coba ambil sisi positif dengan menggerakkan ke-lebay-an-nya dan kegemarannya menggunakan campuran huruf dan angka dalam menulis pesan menjadi penunjang pekerjaan bisa jadi itu jadi nilai positif.
Yah, ini hanya permisalan semoga aja udah ada perusahaan yg mempraktekkannya... hahaha *ga yakin gitu*
- Karena anak alay itu lebay, maka biasanya dia lebay datang ke kantor pagi bangettt... seharusnya masuk 07.30, eh dia lebay dateng tiap hari jam 07.00 dan nongkrong cek email kerjaan dikantor :p
Monday, 5 August 2013
Karpet Masjid
Setelah beberapa kali mencoba untuk sholat tarawih dan itikaf di beberapa masjid. Ada 3 masjid yg memiliki karpet berkualitas baik menurut saya.
Karpet berkualitas baik untuk masjid menurut saya harus memenuhi beberapa poin berikut:
1. Tebal dan empuk. Ini penting banget, ga asyik kan kan karpet tipis dan keras...
2. Tidak banyak motif. Ini juga penting, karena semakin banyak atau karpet dengan motif yg beraneka ragam itu lebih sering menghilangkan konsentrasi atau kekhusyukan shalat. Terkadang kita lebih sibuk melihat motif karpet daripada fokus mendengarkan bacaan imam shalat.
3. Terdapat tanda shaf. Tanda ini sangat terasa sekali manfaatnya saat shalat dengan banyak jamaah. Karena saat semakin melebar maka makin sulit meluruskan jamaah. Dan, tanda shaf ini menjadi sangat penting pada beberapa kasus masjid yg kiblatnya serong alias miring.
4. Terakhir menurut saya, karpet yg baik itu tidak terdapat pembatas individu. Ada karpet yg familiar di banyak masjid biasanya berwarna hijau dengan gambar masjid yg abstrak, dimana ada batas antar jamaah satu dengan lainnya yang mana jarak antar jamaah jadi renggang. Karpet jenis ini biasanya menjadikan keadaan shalat tidak rapat antara individu yg satu dengan lainnya, hal ini mungkin karena merasa tiap individu telah ditetapkan "wilayah" nya sehingga menjadi tabu saat tumit jamaah yg satu menyentuh tumit jamaah lainnya.
Dengan empat poin tersebut maka 3 masjid ini menjadi favorit untuk kualitas karpetnya. 3 masjid tersebut adalah masjid Al-Ishlah di DitBekAng, masjid Darul ihsan di bumi sentosa dan masjid Az-Zikra di sentul.
Nah, kalo pengen sholat dengan karpet baru yg empuk dan tebal dari ketiga masjid tersebut, maka masjid Al-Ishlah itu yg paling oke. Tapi kalo pengen yg isi kajian dan kualitas shalat yg paling oke... Maka datanglah ke masjid Az-Zikra.. disini witir aja bisa sampe setengah jam sendiri. Hehehe
Oke itu dulu sharenya... Kalo ada koreksi dan tambahan untuk masjid sekitar cibinong, kabupaten bogor dan kota bogor mohon di share ya :-)
Sent from my HTC
Karpet berkualitas baik untuk masjid menurut saya harus memenuhi beberapa poin berikut:
1. Tebal dan empuk. Ini penting banget, ga asyik kan kan karpet tipis dan keras...
2. Tidak banyak motif. Ini juga penting, karena semakin banyak atau karpet dengan motif yg beraneka ragam itu lebih sering menghilangkan konsentrasi atau kekhusyukan shalat. Terkadang kita lebih sibuk melihat motif karpet daripada fokus mendengarkan bacaan imam shalat.
3. Terdapat tanda shaf. Tanda ini sangat terasa sekali manfaatnya saat shalat dengan banyak jamaah. Karena saat semakin melebar maka makin sulit meluruskan jamaah. Dan, tanda shaf ini menjadi sangat penting pada beberapa kasus masjid yg kiblatnya serong alias miring.
4. Terakhir menurut saya, karpet yg baik itu tidak terdapat pembatas individu. Ada karpet yg familiar di banyak masjid biasanya berwarna hijau dengan gambar masjid yg abstrak, dimana ada batas antar jamaah satu dengan lainnya yang mana jarak antar jamaah jadi renggang. Karpet jenis ini biasanya menjadikan keadaan shalat tidak rapat antara individu yg satu dengan lainnya, hal ini mungkin karena merasa tiap individu telah ditetapkan "wilayah" nya sehingga menjadi tabu saat tumit jamaah yg satu menyentuh tumit jamaah lainnya.
Dengan empat poin tersebut maka 3 masjid ini menjadi favorit untuk kualitas karpetnya. 3 masjid tersebut adalah masjid Al-Ishlah di DitBekAng, masjid Darul ihsan di bumi sentosa dan masjid Az-Zikra di sentul.
Nah, kalo pengen sholat dengan karpet baru yg empuk dan tebal dari ketiga masjid tersebut, maka masjid Al-Ishlah itu yg paling oke. Tapi kalo pengen yg isi kajian dan kualitas shalat yg paling oke... Maka datanglah ke masjid Az-Zikra.. disini witir aja bisa sampe setengah jam sendiri. Hehehe
Oke itu dulu sharenya... Kalo ada koreksi dan tambahan untuk masjid sekitar cibinong, kabupaten bogor dan kota bogor mohon di share ya :-)
Sent from my HTC
Thursday, 1 August 2013
Jebakan-jebakan setan
Mengetes ingatan materi semalam mengenai perangkap-perangkap / jebakan-jebakan setan.
1. Lebih mengutamakan / disibukkan amalan kecil daripada amalan wajib. Misalkan disibukkan dan memperdebatkan shalat tasbih dibandingkan dengan melaksanakan shalat malam. Padahal shalat tasbih maksimal bernilai sunnah, sedangkan shalat malam itu sunnah muakad.
Memasak untuk berbuka itu baik, namun lebih baik membaca quran.
2. Beribadah karena riya, ingin dilihat orang.
....
Waduh lupa yg 2 lagi... Sepertinya harus beli bukunya nih :'( padahal baru semalam... Parah bangeeeeeet ini...
Sent from my HTC
1. Lebih mengutamakan / disibukkan amalan kecil daripada amalan wajib. Misalkan disibukkan dan memperdebatkan shalat tasbih dibandingkan dengan melaksanakan shalat malam. Padahal shalat tasbih maksimal bernilai sunnah, sedangkan shalat malam itu sunnah muakad.
Memasak untuk berbuka itu baik, namun lebih baik membaca quran.
2. Beribadah karena riya, ingin dilihat orang.
....
Waduh lupa yg 2 lagi... Sepertinya harus beli bukunya nih :'( padahal baru semalam... Parah bangeeeeeet ini...
Sent from my HTC
Tuesday, 30 July 2013
Pak haji dan anak alay
Beberapa hari lalu ada kultum di masjid raya bogor. Isinya jenaka, tapi kalo saya pikir mendalam miris juga mengetahuinya.
Kisah yang dibawa jenaka karena tentang anak alay, dipikir miris karena isi guyonannya itu sepertinya memang mungkin terjadi saat ini.
Jadi, mari kita simak kisah alayer berikut:
Dikisahkan ada seorang pak haji yang bertemu dengan anak alayer, dan terjadilah percakapan diantara keduanya.
Pak haji (ph): kamu ini orang2 pada puasa malah nongkrong diwarung! *dengan nada marah.
Anak alay(aa): *dengan santai* ya terserah gw, hidup2 gw ini.
Ph: gimana kalo pas kamu lagi nongkrong gini tiba2 mati terus ditanya malaikat siapa tuhan mu?
Aa: siapa tuhan gw? Kasih tauuu ga yaaa...
Ph: tuhan kamu aja ga tau! Apalagi nabi kamu.
Aa: tau kok siapa nabi gw.
Ph: siapa?
Aa: mau tau bangeeeeeet ato mau tau aja.... Hahaha
Ph: *mulai hilang sabar* kamu ini ditanya serius malah becanda! Kamu tau, orang2 seperti itu nanti masuk neraka... Dan kamu tau neraka itu panas dan menyiksa!
Aa: terus, gw harus bilang Wow gitu sambil koprol guling2...
Nah tentu ceritanya yg dibawakan pembicara lebih lucu, dibandingkan dengan tulisan saya. Tapi terlihat bukan gimana kondisi pemuda harapan bangsa, yang ktp nya tertulis islam... Sungguh sangat disayangkan...
Semoga saja itu sekedar cerita fiktif dan tidak menjadi nyata.
Aamiin
Sent from my HTC
Kisah yang dibawa jenaka karena tentang anak alay, dipikir miris karena isi guyonannya itu sepertinya memang mungkin terjadi saat ini.
Jadi, mari kita simak kisah alayer berikut:
Dikisahkan ada seorang pak haji yang bertemu dengan anak alayer, dan terjadilah percakapan diantara keduanya.
Pak haji (ph): kamu ini orang2 pada puasa malah nongkrong diwarung! *dengan nada marah.
Anak alay(aa): *dengan santai* ya terserah gw, hidup2 gw ini.
Ph: gimana kalo pas kamu lagi nongkrong gini tiba2 mati terus ditanya malaikat siapa tuhan mu?
Aa: siapa tuhan gw? Kasih tauuu ga yaaa...
Ph: tuhan kamu aja ga tau! Apalagi nabi kamu.
Aa: tau kok siapa nabi gw.
Ph: siapa?
Aa: mau tau bangeeeeeet ato mau tau aja.... Hahaha
Ph: *mulai hilang sabar* kamu ini ditanya serius malah becanda! Kamu tau, orang2 seperti itu nanti masuk neraka... Dan kamu tau neraka itu panas dan menyiksa!
Aa: terus, gw harus bilang Wow gitu sambil koprol guling2...
Nah tentu ceritanya yg dibawakan pembicara lebih lucu, dibandingkan dengan tulisan saya. Tapi terlihat bukan gimana kondisi pemuda harapan bangsa, yang ktp nya tertulis islam... Sungguh sangat disayangkan...
Semoga saja itu sekedar cerita fiktif dan tidak menjadi nyata.
Aamiin
Sent from my HTC
Subscribe to:
Posts (Atom)